Sistem Komunikasi
MODUL
GERBANG LOGIKA
Sistem Digital : Suatu sistem yang
berfungsi untuk mengukur suatu nilai
atau besaran yang bersifat tetap atau tidak teratur dalam bentuk diskrit berupa
digit – digit atau angka – angka. Misalnya bilangan integer atau pecahan.
Gerbang Logika : Suatu rangkaian logika
dengan satu keluaran dan satu atau
beberapa masukan; sinyal keluaran hanya terjadi untuk kombinasi – kombinasi
sinyal masukan tertentu (logika 0 atau logika 1).
Gerbang Logika terbagi menjadi 2
yaitu :
1.
Gerbang logika Dasar :
AND, OR, NOT
2.
Gerbang logika Turunan :
NAND, NOR, EXOR, EXNOR.
Gerbang logika turunan adalah : gerbang yang dibentuk dari gerbang logika
dasar.
a.
Gerbang Dasar
1.
AND : disebut
perkalian logika dengan simbol tanda perkalian( . ) atau dibaca dot.
Contoh kalimat:
-
Jika anak miskin dan pintar maka akan
mendapatkan beasiswa PIP.
Maka :
Jika keduanya terpenuhi maka akan mendapat beasiswa,
tetapi jika hanya satu yang terpenuhi anak tidak mendapat beasiswa.
Jadi kesimpulan and adalah jika semua kondisi terpenuhi maka
akan mendapatkan beasiswa.
2.
OR : disebut
penjumlahan logika dengan simbol tanda plus (+).
Contoh kalimat :
-
Jika saya nakal atau bodoh maka saya tidak naik
kelas.
Maka :
Jika salah satunya terpenuhi maka akan tidak naik kelas
dan jika keduanya tidak terpenuhi maka jelas tidak akan naik kelas.
Jadi kesimpulan or adalah jika salah satu kondisi
terpenuhi maka akan tidak naik kelas.
3.
NOT : disebut
komplementasi logika atau inversi. Simbol dengan tanda petik ( ‘ )
KESIMPULAN : Rangkaian NOT hanya mempunyai masukan tunggal
dan keluaran selalu berlawanan dengan masukan.
b.
Gerbang Turunan
1.
NAND : Not – And;
NAND gate di ikuti oleh sebuah inverter. Artinya melakukan operasi AND atas
masukannya dan kemudian melakukan operasi NOT pada hasil operasi AND.
KESIMPULAN : Keluaran rendah (0) bila semua masukannya tinggi
(1).
2.
NOR : NOT – OR;
OR gate di ikuti oleh sebuah inverter.
Artinya melakukan operasi AND atas masukannya dan kemudian melakukan
operasi NOT pada hasil operasi AND.
KESIMPULAN : Keluaran akan tinggi (1) bila semua masukannya rendah
(0).
3.
X-OR : Exclusive OR ; disebut
parity ganjil. Artinya jika masukan jumlahnya ganjil maka keluarannya tinggi
(1).
KESIMPULAN : Keluaran (output) bernilai 1 jika semua masukanmasukannya
(input) mempunyai nilai logika yang berbeda.
4.
X-NOR : Exclusive NOR
; disebut parity genap. Artinya bila
jumlah masukannya genap maka keluarannya tinggi (1).
KESIMPULAN : Keluaran (Output) bernilai 1 jika semua masukan (input)nya
bernilai logika yang sama.
Contoh Soal :
1.
Buatlah tabel kebenaran dari gerbang logika berikut
ini !
Jawab :
Tabel Kebenarannya adalah sebagai berikut :
|
A |
B |
A’ |
Y |
|
0 |
0 |
1 |
1 |
|
0 |
1 |
1 |
1 |
|
1 |
0 |
0 |
0 |
|
1 |
1 |
0 |
1 |















Komentar
Posting Komentar